[Gambar]
Sobat Hijau pasti sudah tahu dong bahwa untuk mendaurulang sampah plastik, kita musti memilah sampah plastik yang kita hasilkan berdasarkan jenisnya.
Jadi Sob, Mimin mau kasih tahu sedikit nih Sob biar Sobat Hijau makin melek lingkungan.
Suka merhatiin nggak warna tutup botol pada air kemasan. Tutup pada air minum kemasan basanya berbahan PP dengan warna berbeda-beda.
Ternyata oh ternyata warna tutup pada air kemasan itu mengandung arti tersendiri Sobat. Tak hanya lirikan matanya saja yang punya arti, HE HE
[Gambar]
Yuk intip sebentar apa arti dan maksudnya, Ini Arti Warna Tutup Pada Air Minum Kemasan.
1. Tutup Warna BIRU
Menandakan air kemasan berasal dari sumber air bawah tanah melalui proses penyulingan.
Contoh : Lemineral, Nestle, Aqua dll
2. Tutup Warna HIJAU
Air kemasan berasal dari sumber air tanah memgandung mineral yang tinggi.
Contoh : Pristine dll
3. Tutup Warna PUTIH
Air diperoleh dari air pipa yang ditadah dan ditambah bahan kimia tertentu.
Contoh : Ron88 dll
4. Tutup Warna UNGU
Air berasal dari Pegunungan atau Branding tanpa tujuan spesifik.
Contoh : Balian dll
5. Tutup Warna Merah / Orange
Air memiliki rasa tertentu atau bisa juga branding tanpa tanpa alasan spesifik.
Contoh : Amidis ( Orange), VIT (merah) , Cleo (orange)
Gitu yah Sob. Udahan dulu ngocehnya.
Dan Salam Lestari
Senin, 5 Agustus 2024
[Gambar]
Kajen, 17 Februari 2023. Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Pekalongan melantik Mabisaka dan Pimsaka Kalpataru masa bakti 2023-2026. Satuan Karya (Saka) Kalpataru adalah Saka yang menaungi bidang lingkungan hidup, didalamnya terdapat 3 Krida yaitu Krida 3R, Krida Perubahan Iklim, dan Krida Konservasi Keanekaragaman Hayati. Ketua Kwarcab dalam sambutannya berpesan agar setelah dilantik Saka Kalpataru dapat memperbanyak anggotanya mulai dari tingkat Penegak. Semoga dengan kepengurusan yang baru, lahir generasi-generasi yang cinta terhadap kelestarian lingkungan.
[Gambar]Kajen, 16 Februari 2023. Dalam rangka pencegahan ranting pohon yang runtuh ditengah cuaca ekstrim musim penghujan tahun 2023, Dinas Perkim LH Kabupaten Pekalongan bekerjasama dengan PLN, Dandim 0710 Pekalongan, Polres Kajen, DPU Taru, Dishub, dan Bina Marga Provinsi Jawa Tengah lakukan kegiatan perambasan pohon di sepanjang Jalan Mandurorejo padahari Kamis 16 Februari 2023.
[Gambar]
[Gambar]
Kajen, 8 November 2022. Tenaga lapangan dari Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Perkim LH Kabupaten Pekalongan terus berupaya membersihkan sisa-sisa reruntuhan material dan pepohonan yang rubuh akibat bencana Angin Puting Beliung yang melanda Kawasan Alun-Alun Kajen hari Minggu (6 November) kemaren.
[Gambar]
[Gambar]
Kajen, 25 Oktober 2022. Dalam Rangka Upgrading Pemahaman di Bidang Perumahan, Dinas Perkim LH Kabupaten Pekalongan melakukan Studi Banding ke DPUPKP Kabupaten Sleman. Acara tersebut membahas mengenai Pengurusan Siteplan Perumahan, Proses Serah terima PSU Perumahan, dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang Perumahan Rakyat. Rombongan diterima oleh kepala Bidang Perumahan dan dilanjutkan dengan sharing session dan tanya jawab. (-red)
Rabu, 26 Oktober 2022
[Gambar] [Gambar]
Kajen, 24 Oktober 2022. Untuk mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Pekalongan khususnya pengelolaan sampah rumah tangga dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menyalurkan bantuan 21 roda 3 pengangkut sampah kepada 21 Kelompok/Desa di Kabupaten Pekalongan.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada para penerima atau pewakilan bertempat di Kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, dan Lingkungan Hidup (Dinas Perkim dan LH) Kabupaten Pekalongan Kecamatan Kajen, Senin (24/10) siang.
Dalam sambutannya, bupati berharap agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kebersihan di tingkat desa, “Bapak/Ibu yang hari ini menerima bantuan, saya harapkan dapat memanfaatkanya dengan baik agar bisa menjadi contoh untuk desa-desa lainnya di Kabupaten Pekalongan karena adanya sampah ini, kita dan desa kita tidak akan sehat, tidak akan bisa mencapai yang namanya bersih, tidak akan bisa mencapai percontohan dan lain-lainnya kalau masih banyak sampah berserakan.” Tutur Bupati.
Dikatakan juga bahwa masalah sampah di Kabupaten Pekalongan masih merupakan PR besar bagi Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Pekalongan, karenanya dengan adanya bantuan toda 3 pengangkut sampah diharapkan masyarakat dan desa dapat lebih mandiri dalam melakukan pengelolaan sampah khususnya sampah rumah tangga.
[Gambar]
Kamis, 13 Oktober 2022. Antisipasi Cuaca Ekstrim, Dinas Perkim LH melakukan pemangkasan ranting-ranting pohon di Kawasan Kuliner Alun-alun Gemek Kedungwuni tepatnya didepan Masjid Al Amin. Pemangkasan ini dilakukan agar seluruh masyarakat yang datang ke Gemek aman dari indikasi ranting-ranting pohon yang tumbang, mengingat akhir-akhir ini intensitas hujan dan angin di Kawasan Kedungwuni dan sekitarnya cukup tinggi. -red
Kamis, 13 Oktober 2022
[Gambar] [Gambar]Kajen, 9 September 2022. Memperingati Hari Olah Raga Nasional Tahun 2022, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan senam bersama seluruh ASN setelah pelaksanaan Apel Pagi (Jumat, 9/9/22) di halaman Kantor Dinas. Masih dalam nuansa Agustusan, lagu yang sempat viral yaitu "Ojo Dibandingke" menjadi trendsetter iringan senam yang paling diminati oleh semua orang termasuk para ASN Dinas Perkim LH. -red
Jumat, 9 September 2022
Rabu (26/06/2024) siang, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan perumahan relokasi bagi warga Dukuh Semonet, di Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan rehabilitasi rumah bagi korban bencana sebesar Rp 75 juta, pemberian 40 unit kendaraan roda tiga, dan penanaman 90 pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Kabupaten Pekalongan.
Proyek relokasi perumahan warga terdampak semonet dilakukan di atas tanah hibah seluas lebih dari satu hektar untuk membangun 100 unit rumah dengan anggaran mencapai 14,7 miliar Rupiah.
Rabu, 3 Juli 2024
Senin, 20 Februari 2023
Senin, 20 Februari 2023
Selasa, 8 November 2022
Bupati mengatakan Pemkab Pekalongan juga akan melakukan pengecekan kepada para penerima bantuan untuk melihat efektivitas bantuan yang diberikan terhadap kebersihan lingkungan di desa-desa yang menerima bantuan tersebut, “Bapak/Ibu yang hari ini menerima bantuan, saya minta berarti nanti kita akan cek apakah desanya setelah menerima bantuan ini benar-benar bersih atau tidak. Apakah masih bermasalah atau tidak. Kalau masih bermasalah dengan sampah berarti bantuan hari ini sia-sia,” ujar bupati tegas.
Dalam kesempatan tersebut bupati juga mengungkapkan harapannya agar dapat memberikan bantuan serupa kepada kelompok/desa lainnya yang membutuhkan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkim dan LH Kabupaten Pekalongan Rudy Sulaiman melaporkan bahwa bantuan roda 3 pengangkut sampah diberikan kepada 21 kelompok/desa di wilayah Kabupaten pekalongan dengan total anggaran kurang lebih senilai Rp. 715 juta rupiah.
“Penyerahan bantuan hibah roda tiga merupakan wujud atau komitmen Pemkab Pekalongan khususnya Bupati untuk menyosialisasikan prinsip pengurangan sampah dari sumber sampah di tingkatan masyarakat,” terangnya.
Rudy mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut juga diharapkan dapat menjadi pemicu masyarakat untuk lebih bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah yang dihasilkan. (Prokompim-red)
Rabu, 26 Oktober 2022